KISAH NABI ILYAS A.S.
Segala Puji
Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang
tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal
kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan
ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog
ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga
kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang
lebih baik lagi. Amin.
Nabi Ilyas diutus kepada
penduduk Baalbek, sebelah barat Kota Damaskus (Libanon Timur sekarang). Dia
mengajak kaumnya beribadah hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan
terhadap patung yang mereka namakan Ba`la. Hal inilah yang mengakibatkan mereka
menganiayanya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi Ilyas adalah paman Nabi
Ilyasa‘. Namun betapapun gigihnya Nabi Ilyas berdakwah, kaumnya tidak mau
mendengarkannya. Maka Allah menghukum mereka dengan azab didunia dan akhirat. Selepas
kematian Nabi Sulaiman A.S., kerajaan telah mengalami perpecahan. Pengaruh
syaitan telah berleluasa. Manusia yang beragama diejek-ejek. Undang-undang
Somaria telah membunuh kebanyakan golongan yang mengetahui dan mengikuti akidah
yang sebenarnya. Pengaruh kejahatan menjadi semakin buruk dan Allah telah
menghantar Nabi Ilyas A.S. untuk memulihkan manusia pada zaman pemerintahan
Raja Ahab dari Israil. Baginda berusaha berusaha bersungguh-sungguh untuk
menyelamatkan manusia dari pada mempercayai banyak tuhan dan melarang mereka
menyembah Tyrian Bal.
NabiIlyas juga menasihati manusia untuk menyembah Allah dan mengelakkan diri dari pada
melakukan kejahatan. Apabila usahanya tidak dihiraukan dan tidak membuahkan
hasil, baginda tiba-tiba muncul sebelum raja dan tukang tiliknya memberitahu
yang arus deras dan kebuluran akan melanda negeri tersebut. Baginda juga
memberitahu yang Tyrian Bal tidak mempunyai kuasa untuk menahan bencana
tersebut. Para penduduk tidak mengendahkan amarannya dan tidak mengubah kepercayaan
mereka. Kenabian Nabi Ilyas akhirnya terbukti benar dan seluruh negeri dilanda
banjir besar dan rakyat mengalami kebuluran. Selepas dua tahun, Nabi Ilyas
memohon Allah menguinakan belas kasihan dan keampunan-Nya kepada penduduk yang
kebuluran itu. Mereka telah mengakui kekuasaan Allah dan berasa sangat
menyesal. Sejurus selepas arus deras berhenti dan Allah telah menarik balik
sumpahannya, Allah telah menyuruhnya memanggil al-Yas’a menggantikannya.
Baginda melaksanakan perintah Allah dengan penuh ketaatan dan hilang secara
misteri. Terdapat satu petikan dalam ayat al-Quran yang bermaksud:
” Dan ingatlah
akan Ismail, Ilyasa dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling
baik” (Shaad, 28: 48) .
Hikmah yang
Terkandung dari Kisah Nabi Ilyasa'
1.
Nabi Ilyasa adalah anak angkat Nabi Ilyas A.S.
Kedua-duanya itu adalah rasul Allah.
2. Pada zaman Nabi lIyasa, umat Bani Israil hidup
aman dan makmur, karena mereka adalah orang-orang yang taat kepada ajaran Allah
yang disampaikan oleh Nabi lIyasa.
3. Setelah Nabi lIyasa wafat, umatnya kembali
menjadi orang-orang yang durhaka kepada Allah. Allah melenyapkan segala ni,kmat
dan kesenangan hid up, akhirnya mereka mendapat kesengsaraan. Selanjutnya pada
zaman itu lahirlah Nabi Yunus A.S.
4. Tiap-tiap umat yang durhaka di muka bumi ini,
didatangkanlah oleh Allah siksaan kepada mereka dan Allah mengganti lagi dengan
umat yang baru.
Demikian kisa nabi Ilyas, semoga dapat bermanfaat bagi kita
yang membacanya. Amin
Kisah selanjutnya silahkan klik disini
Kisah selanjutnya silahkan klik disini

Terimakasih gan atas infonya yang bermanfaat ini, visit balik ya http://shalat-sunah-hajat.blogspot.com/
BalasHapus