Minggu, 03 Februari 2013

NABI MUSA A.S (Part 1)


KISAH NABI MUSA A.S (Part 1)
nama 25 nabi

Segala Puji Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.
Nabi Musa A.S. adalah seorang bayi yang dilahirkan dikalangan Bani Isra'il yang pada ketika itu dikuasai oleh Raja Fir'aun yang bersikap kejam dan zalim. Nabi musa lahir di negri mesir ayahnya bernama Imran dan ibunya bernama yukabad.
Raja Fir'aun yang memerintah Mesir sekitar kelahirannya Nabi Musa, adalah seorang raja yang zalim, kejam dan tidak berperikemanusiaan. Ia memerintah negaranya dengan kekerasan, penindasan dan melakukan sesuatu dengan sewenang-wenangnya. Rakyatnya hidup dalam ketakutan dan rasa tidak aman tentang jiwa dan harta benda mereka, terutama Bani Isra'il yang menjadi hamba kekejaman, kezaliman dan bertindak sewenang-wenangnya dari raja dan orang-orangnya. Mereka merasa tidak tenteram dan selalu dalam keadaan gelisah, walau pun berada dalam rumah mereka sendiri. Mereka tidak berani mengangkat kepala bila berhadapan dengan seorang hamba raja dan berdebar hati mereka karena ketakutan bila kedengaran suara pegawai-pegawai kerajaan berlalu lalang di sekitar rumah mereka. Raja Fir'aun yang sedang mabuk kuasa yang tidak terbatas itu, bahkan mengumumkan dirinya sebagai tuhan yang harus disembah oleh rakyatnya. Pada suatu hari beliau telah terkejut oleh ramalan oleh seorang ahli nujum kerajaan yang dengan tiba-tiba datag menghadap raja dan memberitahu bahwa menurut firasatnya, seorang bayi lelaki akan dilahirkan dari kalangan Bani Isra'il yang kelak akan menjadi musuh kerajaan dan bahkan akan membinasakannya. Raja Fir'aun segera mengeluarkan perintah agar semua bayi lelaki yang dilahirkan di dalam lingkungan kerajaan Mesir dibunuh, Setiap rumah dimasuki dan diselidiki dan setiap perempuan hamil menjadi perhatian mereka pada saat melahirkan bayinya. Raja Fir'aun menjadi tenang kembali dan merasa aman tentang kekebalan kerajaannya setelah mendengar para anggota kerajaannya, bahwa wilayah kerajaannya telah menjadi bersih dan tidak seorang pun dari bayi laki-laki yang masih hidup. Yukabad, isteri Imron bin Qahat bin Lawi bin Ya'qub tengah mengandung, tiba waktunya ia melahirkan, tapi ia sangat terkejut ternyata bayi yang ia lahirkan adalah bayi laki-laki. Yukabad sangat sedih dan cemas, ia takut kalau bayinya di bunuh oleh raja Fir’aun. Akhirnya yukabad dan suaminya merahasiakan kelahiran bayinya itu. Setelah bayi mencapai tiga bulan, Yukabad tidak merasa tenang dan selalu berada dalam keadaan cemas dan khuatir terhadap keselamatan bayinya. Allah memberi ilham kepadanya agar menyembunyikan bayinya di dalam sebuah peti yang tertutup rapat, kemudian membiarkan peti yang berisi bayinya itu terapung di atas sungai Nil. Kakak Musa diperintahkan oleh ibunya untuk mengawasi dan mengikuti peti rahsia itu agar diketahui di mana ia berlabuh dan ditangan siapa akan jatuh peti yang mengandungi erti yang sgt besar bagi perjalanan sejarah umat manusia.
Alangkah cemasnya hati kakak Musa, ketika melihat dari jauh bahwa peti yang diawasi itu, dijumpai oleh puteri raja yang kebetulan berada di tepi sungai Nil bersantai bersama beberapa dayangnya dan dibawanya masuk ke dalam istana dan diserahkan kepada ibunya, isteri Fir'aun. Nabi musa di utus oleh allah untuk kaum bani israil, yang kala itu masih berada di mesir . dalam menjalankan misi dakwahnya nabi musa di dampingi oleh sahabatnya yang bernama Harun. Pertama kali musa menerima wahyu, ialah ketika beliau berada di lembah suci (thuwa). Nabi musa bisa membebaskan bangsa isra’il dan mengeluarkannya dari negri mesir dan sekaligus dapat membinasakan Raja fir’aun berkat petolongan allah. Setelah keluar dari mesir kemudian nabi musa naik ke gunung thursina untuk menerima kitab taurat dari allah SWT. Berupa kepingan-kepingan batu di dalamnya tertulis pedoman hidup dan penuntun ibadah kepada allah.

Masih banyak serita kisah-kisah nabi lainnya,,, silahkan klik disini

1 komentar:

  1. Artikelnya bermanfaat buat saya, visit juga ya http://kisah-surat-alanfal.blogspot.com/

    BalasHapus