KISAH NABI SYU'AIB A.S.
Segala Puji
Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang
tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal
kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan
ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog
ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga
kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang
lebih baik lagi. Amin.
Nabi Syu’aibAS merupakan salah satu dari 4 nabi bangsa Arab. Tiga nabi lainnya yakni Hud, Saleh, dan Muhammad SAW. Ia seorang nabi
yang dijuluki juru pidato karena kecakapan dan kefasihannya dalam berdakwah.
Nabi Syu’aib AS diutus ke tengah kaum Madyan yang tinggal di Ma’an, suatu
daerah di pinggir Syam (sekarang Suriah), yang berbatasan dengan Hijjaz dan
dekat Danau Luth. Sesuai namanya, bangsa Madyan adalah bangsa Arab yang
bernasab dari Madyan bin IbrahimAS. Kaum ini menyembah Aikah, yaitu sebidang
tanah padang pasir yang ditumbuhi sejumlah pohon. Cara hidup dan istiadat
mereka sudah sangat jauh dari ajaran agama dan pengajaran nabi-nabi sebelum
Nabi Syu'aib a.s. Dakwah Nabi Syu’aib AS
pada kaum Madyan Masyarakat Madyan terkenal korup dan menjalankan
praktek-praktek perdagangan yang curang. Mereka menggunakan alat ukur yang
besar kalau membeli dan menggunakan alat ukur yang kecil kalau menjual,
sehingga kekayaan bertumpuk pada segelintir orang saja. Dalam kondisi demikian,
Nabi Syu’aib AS memperingatkan kaumnya agar meninggalkan praktek-praktek yang
curang itu, tetapi ia ditanggapi dengan kasar, bahkan mereka mengancam akan
menyiksa dan merajamnya jika ia tidak mau menghentikan dakwahnya.
Akhirnya Nabi Syu’aib AS dan pengikutnya pindah ke negeri lain,
karena penduduk Madyan sudah tidak bisa diharapkan lagi. Beberapa saat setelah
Nabi Syu’aib dan pengikutnya pergi, tiba-tiba penduduk Madyan dikejutkan oleh
adanya gempa maha dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan.
Berdakwah
pada kaum Ashabul Aikah Nabi Syu’aib dan pengikutnya pindah ke negeri Aikah
sesuai petunjuk Allah SWT yang memang menugaskannya berdakwah disana. Ternyata
penduduk Aikah juga sama durhakanya dengan penduduk Madyan. Mereka menolak
ajakan Nabi Syu’aib untuk menyembah Allah. Mereka bahkan mengejek dan menantang
Nabi Syu’aib agar mensegerakan azab yang dijanjikan Allah.
Karena kedurhakaan mereka ini, akhirnya turunlah azab Allah SWT
berupa iklim panas yang membakar dan menyesakkan dada. Dengan sia-sia kaumnya
lari kesana-kemari mencari tempat perlindungan. Saat mereka kebingungan,
tiba-tiba muncul segumpal awan hitam. Orang-orang menyangka bahwa itu adalah
awan pertolongan. Ketika kaum durhaka itu bernaung di bawahnya, tiba-tiba awan
itu mengeluarkan gemuruh yang dahsyat dan menghancurkan mereka
semua. Binasalah kaum yang durhaka itu. Satu pun tak ada yang tersisa.
Hanya Nabi Syu’aib AS dan para pengikutnya yang bisa selamat berkat rahmat dan
perlindungan Allah SWT.
Akhirnya saya sebagai
penulis hanya bermohon kepada Allah swt, semoga dijadikan bagian dari bangunan
dakwah yang kelak akan mengantarkan Islam kembali menjadi Ustadziatul’alam,
Kebenaran itu hanya datang dari Allah, maka jangan sekali-kali kita ragu untuk
mengambilnya sedang yang salah adalah datang dari diri penulis pribadi.
silahkan membaca cerita nabi lainnya di sini
silahkan membaca cerita nabi lainnya di sini

infonya top gan, kunjungan baliknya ditunggu ya gan http://kisah-surat-yusuf.blogspot.com/
BalasHapus