Rabu, 06 Februari 2013

NABI YUNUS A.S


KISAH NABI YUNUS A.S

nama 25 nabi
Segala Puji Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.
Mereka menamakannya Yunus, Dzun Nun, dan Yunan. Beliau merupakan seorang Nabi yang mulia yang diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya. Beliau menasihati mereka dan membimbing mereka ke jalan kebenaran dan kebaikan; beliau mengingatkan mereka akan kedahsyatan hari kiamat dan menakut-nakuti mereka dengan neraka dan mengiming-imingi mereka dengan surga; beliau memerintahkan mereka dengan kebaikan dan mengajak mereka hanya menyembah kepada Allah SWT.
                Sejarah mencatat bahwa Nabi Yunus adalah penyampai risalah agama Allah yang hanif kepada kaum Ninawa, sebuah daerah di sekitar kota Moshul, Irak. Ia bertanggung jawab meluruskan keyakinan kaum Ninawa yang masih menyembah berhala sebagai Tuhannya. Namun, selama 30 tahun berdakwah, tak banyak yang beriman. Hanya dua orang saja yang mengikuti seruanya: Rubilb dan Tanukh.
Dan Yunus pun kesal. Ia hampir putus asa. Allah pun memberi kesempatan kedua selama 40 hari kepada kaum Ninawa. Sayang, kesempatan itu tidak juga membuat kaum Ninawa bertaubat. Yunus kesal dan jengkel. Ia pun meninggalkan kaumnya. Iaberharap agar azab yang diwanti-wanti itu langsung menimpa kaumnya yang membangkang. Rupanya, sepeninggal Yunus, azab Allah menampakkan tanda-tandanya pada kaum Ninawa: Langit hitam pekat, menggumpal-gumpal. Kota Ninawa gelap gulita. Angin bergemuruh dahsyat. Hewan-hewan gelisah ketakutan. Dan penduduknya cemasdan panik. Pada saat itulah, hidayah Allah menyinari kaum Ninawa. Mereka menyesal, bertaubat dan menyadari betapa Yunus adalah Nabi, adalah pembawa pesan kebenaran. Allah Maha Penerima Taubat. Azab itu tak jadi turun. Namun sayang, Yunus telah pergi dengan hati yang kesal, putus asa dan berduka.Sementara itu, di lain tempat, Yunus sedang mempertaruhkan hidupnya. Ia sedang mengundi nasib dengan para penumpang perahu yang ditumpanginya: sebuah undian untuk membuang salah satu penumpang ke laut agar perahu tidak oleng dan tenggelam karena badai dahsyat tengah bergejolak. Sayang, setelah tiga kali diundi,Yunus kalah.Sebagai seorang Nabi, Yunus merasa semuanya adalah kehendak Allah. Ia pun pasrah. Ia menyesali tindakanya meninggalkan kaum Ninawa. Padahal, semestinya,ia menunggu perintah Allah sebelum hengkang. Yunus tak ingin berlama-lama. Iapun langsung menceburkan diri ke laut. Tubuhnya langsung digulung ombak. AllahMaha Penyelamat. Pada saat itulah, seekor paus melahap tubuhnya bulat-bulat (berkaitan dengan inilah, Yunus kemudian dikenal dengan sebutan
Dzun Nun yang artinya SiEmpu Paus). Di dalam perut paus yang gulita, pengap, amis dan menyengat itulah puncak kesedihan Yunus menjadi-jadi. Hanya ada satu pekerjaan yang dilakukannya: berzikir dan berdoa kepada Allah agar dilepaskan dari ujian berat itu. Dan Yunus pun berdoa,
“La ilaha illa anta. Subhanaka inni kuntu minazhalimin.”
Yang artinya : “Sesungguhnya tiada Tuhan (yang dapat menolong) melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)!Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya (menzhalimi)diri sendiri.” (Quran Surah Al-Anbiya, 21:87)
Kisah selanjutnya silahkan baca disini

1 komentar:

  1. infonya top gan, kunjungan baliknya ditunggu ya gan http://puasa-daud.blogspot.com/

    BalasHapus